Hmm.. Lelah (?)
Tapi pernah ga sih ngerasa malah lebih cape dibantuin dibanding kamu kerjain sendiri.
Kalau kayak gini jadinya memang kita akan cape secara fisik tapi secara mental aman. Karena kamu akan berhenti berekspektasi sama orang yang akan bantuin kamu.
Bayangkan jika kamu berekspektasi tinggi sama yang bantuin kamu tapi ternyata hasilnya di bawah ekspektasi kamu.
Cape jiwa dan raga.
Dan..
Ketika orang-orang berpikir kamu seorang wanita kuat, tangguh.. tapi sebenarnya itu hanyalah cangkangnya aja. Dalamnya? Ngga.
Ketika kamu sadar kamu udah harus mencari bantuan profesional.
Bukan berarti kamu gila atau ga waras, tapi untuk menghindari kamu dari depresi yang diam-diam bisa membunuhmu apalagi kalau kamu denial.
Kusangka setelah 2 tahun berjuang mengurus mami yang sakit, setelah itu bisa lebih santai.
Nyatanya.. 2 tahun tanpa mami lebih berat karena ga ada yang bisa dijadikan tempat berkeluh kesah, ga ada yang mengerti kegundahanmu ketika kamu lagi capek berkata-kata.
Yang ada hanya tekanan abcd dari orang-orang yang memiliki ekspektasi lebih ke kamu. Yang disangka kamu memiliki mental yang kuat dan bisa multitasking.
Emang ga ada yang lebih mengerti anaknya selain sang ibu.
Oh ya, ngetik ini sambil nangis (lagi) karena saya butuh media untuk mengungkapkan segala gundah gulana tapi ga kasih ceritanya 100%.
Cuma emang udah butuh mencari bantuan profesional.
xoxo,
Acid
.jpeg)
Comments
Post a Comment