Some People Called Me Princess

Beberapa orang ada yang memanggil saya dengan sebutan “princess” (nona besar) karena status saya sebagai putri tunggal kedua orang tua saya.

Sesungguhnya panggilan tersebut tidak cocok untuk saya.

Kenapa?

Mana ada “princess” yang bisa menggunakan palu, obeng, bahkan tang dengan baik dan benar?

Mana ada “princess” yang mencuci mobilnya sendiri? Jangankan mencuci, mengendarai mobil saja belum tentu bisa, pastinya nona besar diantar supir ke manapun mereka pergi kan?

Mana ada “princess” yang mencuci bajunya sendiri? Bahkan menyikat kamar mandinya sendiri?

Mana ada “princess” yang bisa melakukan pekerjaan rumah. Jangankan melakukan pekerjaan rumah, masuk ke dapur untuk memasak saja tidak. Jangankan memasak, memegang pisau dengan baik dan benar lalu memotong sayur-sayuran saja belum tentu bisa.

Saya memang tidak pintar masak, tapi saya bisa membuat masakan favorit saya. Setidaknya saya tahu bagaimana menggunakan pisau, menggoreng telur, lalu mencuci peralatan masak dan piring.

Tangan “princess” tidak kasar seperti saya. Jadi saya bukanlah “princess”. Mulai jengah lama-lama dengan panggilan tersebut.

Stop called me “princess”, I’m just daddy’s little girl.

xoxo,

Acid

Comments

Popular Posts